Selasa, 09 April 2013

Cara Perhitungan Proyeksi Penduduk


Proyeksi Penduduk sangat penting dilakukan untuk memperkirakan jumlah penduduk di masa mendatang. Pada umumnya proyeksi penduduk diperlukan untuk tahapan perencanaan jangka panjang suatu wilayah (kelurahan, kecamatan, propinsi, bahkan negara).

Pada masa dahulu, pemerintah melakukan ‘population projection’ terutama untuk keperluan pajak atau keperluan mengetahui besarnya kekuatan negaranya. (Muliakusuma)
  
Proyeksi Penduduk digunakan untuk memperediksi kebutuhan di masa mendatang.

Misal : Kebutuhan akan jumlah rumah (perumahan), kebutuhan ekonomi, ketersediaan sumber daya alam.

Ada beberapa jenis Perkiraan Penduduk, diantaranya :
  1. INTERCENSAL (INTERPOLASI), interpolasi merupakan suatu perkiraan mengenai keadaan penduduk di antara 2 sensus (data) yang kita ketahui.
  2. POSTCENSAL ESTIMATED, merupakan perkiraan mengenai penduduk setelah dilakukan sensus. Prinsipnya sama yaitu pertambahan penduduk adalah linear.
  3. PROJECTION (PROYEKSI), perkiraan penduduk berdasarkan sensus (biasanya sensus terakhir).
Pada bahasan kali ini, saya akan menguraikan cara perhitungan proyeksi penduduk untuk jenis Interpolasi dan Potential Estimated.

INTERCENSAL - INTERPOLASI  
interpolasi merupakan suatu perkiraan mengenai keadaan penduduk di antara 2 sensus (data) yang kita ketahui. Pada perhitungan interpolasi, jumlah pertumbuhan penduduk dianggap linear, yang artinya setiap tahun penduduk akan bertambah dengan jumlah yang sama.
 Rumus Perhitungan Proyeksi Penduduk dengan Intercensal

Contoh Soal dan Perhitungannya,
Diketahui jumlah penduduk di Kota Kawai pada tahun 1961 adalah 97 juta jiwa. Sedangkan pada tahu 1971 adalah 118,2 juta. Berapakah estimasi jumlah penduduk pada tahun 1967?
Jawab:
Diketahui :    
Po = 97 jt (tahun 1961)

Pn = 118,2 jt (tahun 1971)

m = 1967 – 1961 = 6

n = 1971 – 1961 = 10



 maka estimasi jumlah penduduk pada tahun 1067 adalah 109,72 juta.

POSTCENSAL ESTIMATED

Adalah perkiraan penduduk setelah dilakukan sensus. Prinsipnya pertambahan penduduk dianggap linear, yang artinya setiap tahun penduduk akan bertambah dengan jumlah yang sama.
 Rumus Perhitungan Proyeksi Penduduk dengan Postcensal Estimated 

Contoh Soal dan Perhitungannya, 
Diketahui jumlah penduduk di Kota Dumai pada tahun 2000 adalah 97 juta jiwa. Sedangkan pada tahun 2010 adalah 118,2 juta. Berapakah estimasi jumlah penduduk pada tahun 2014?
Jawab : 
Diketahui :
Po = 97 jt (tahun 2000)

Pn = 118,2 jt (tahun 2010)

m = 2014 – 2010 = 4

n = 2010 – 2000 = 10

 
  
 





maka estimasi jumlah penduduk pada tahun 2014 adalah 126,68 juta.

Diketahui :    
Po = 97 jt (tahun 2000)
Pn = 118,2 jt (tahun 2010)
m = 2014 – 2010 = 4

n = 2010 – 2000 = 10


 
maka estimasi jumlah penduduk pada tahun 2014 adalah 126,68 juta. 


Semoga bermanfaat, dan apabila ada koreksi silahkan tinggalkan komen di bawah tulisan ini. 
Terima Kasih.  

1 komentar:

  1. kita juga punya nih artikel mengenai 'Interpolasi', silahkan dikunjungi dan dibaca , berikut linknya
    http://repository.gunadarma.ac.id/bitstream/123456789/3260/1/Kommit2004_kecerdasan_004.pdf
    trimakasih
    semoga bermanfaat

    BalasHapus