Selasa, 27 September 2011

Wedding Planner [part 2]

Persiapan untuk melangsungkan pernikahan memang butuh waktu. Mulai dari pesan gedung, dekorasi gedung, catering, hunting kebaya, cari souvenir, cetak undangan, sampek siapin hantaran tuk acara akad nikah. Prosesnya pun gak gampang karna menyatukan keinginan dari kedua pihak keluarga agar semua merasa puas dan acara pernikahan bisa berkesan untuk semua.
Sebelum mulai mendata semua kebutuhan dan persiapan yang harus diselesaikan, ada baiknya kalian ketahui dan lakukan beberapa hal yang jadi kunci memulai persiapan pernikahan. Nah, kalian baca dulu deh tulisanku sebelumnya Wedding Planner [part 1].
Setelah melewari proses awal seperti yang ku ceritakan panjang lebar di part 1, sekarang waktunya membuat check list persiapan acara. Ada baiknya checklist persiapan di bedakan menjadi 2 :
·      Checklist persiapan acara akad nikah
·      Checklist persiapan resepsi/syukuran pernikahan
Pastinya checklist disesuaikan denga kebutuhan, apakah kedua acara tersebut akan beruntutan pelaksanaannya atau berbeda hari. Daftar persiapan juga disesuaikan dengan konsep acara yang diinginkan.

Checklist persiapan acara akad nikah :
Ini hanya contoh saja, kalian bisa menambahkan daftar persiapan sesuai dengan kebutuhan dan konsep acara yang kalian kehendaki... harga dan jumlah yang tercantum, hanya perkiraan untuk memberi ilustrasi saja.

No.
Daftar Persiapan
Jumlah
Pihak 2 + CP
Booking
(tgl)
DP
(jumlah)
Keterangan
1.
Baju kebaya pengantin
Couple
Tetangga sebelah (tukang jahit)
1/3/11
lunas
Ambil tgl 15/3/11
2.
Hantaran
10 parcel
Calon suami
Sesuai dengan keinginan pihak perempuan yg telah dibicarakan sebelumnya
3.
Rias pengantin

Salon
(081802748581)
6/3/11
500.000
(-500rb)
Rias pengantin muslimah + orang tua pengantin
5.
Tempat akad




Di rumah aja
4.
Dekorasi rumah

Holy WO
(5557799)
6/3/11
200.000
(-600rb)

5.
Katering
100
Lily catering
3/3/11
1.000.000
(- 2jt)
Paket hemat 100 porsi + snack
6.
Undangan Akad
30
Percetakan
2/3/11
100.000
(-50rb)
List tamu undangan sudah siap (hanya kerabat dan teman dekat)
7.
Persiapan acara
·   Pihak KUA
·   Saksi
·   Khotib nikah




Pihak laki2 yang mempersiapkan

Checklist di atas dibuat dengan konsep akad nikah yang sederhana, diselenggarakan di rumah mempelai wanita, dan dihadiri oleh keluarga, kerabat, dan teman dekat saja. Kira2 jumlah undangan selain keluarga dan kerabat hanya berkisar 30 orang, itu sudah termasuk tetangga dekat pastinya.

KONSEP AKAD : SEDERHANA DAN ISLAMI
Karena konsepnya sederhana dan muslimah. Kurang lebih rumah di dekor sebagaimana rumah yang sedang mengadakan hajatan pernikahan. Dengan beberapa kebutuhan ruang sebagai berikut:
  • Sebuah kamar untuk didekor menjadi kamar pengantin
  • Sebuah ruang untuk di dekor sebagai ruang prosesi akad nikah
  • Ruang untuk tamu keluarga dan tamu undangan yang dipisah antara tamu perempuan dan laki2, pastinya dengan jumlah kursi yang sesuai dengan jumlah tamu. [lesehan juga bisa, tapi dipersiapkan karpet]
  • Ruang untuk jamuan makan prasmanan
  • Ruang persiapan untuk rias pengantin perempuan dan keluarga
Yang gak kalah pentingnya, di salah satu dinding ruang, mungkin bisa dipilih ruang untuk acara akad, di dekor sedemikian rupa agar bisa digunakan sebagai background untuk mengambil gambar/foto keluarga. Jadi tetep bisa narsis di hari jadi bersama keluarga, kerabat, dan sahabat...

Checklis persiapan acara resepsi pernikahan
Checklist di bawah ini dibuat dengan konsep pernikahan yang sederhana. Pelaksanaan resepsi acara di gedung yang berkapasitas 300 orang, dengan jumlah tamu undangan sekitar 100 orang. Selain keluarga, tamu undangan merupakan tamu dari orang tua mempelai berdua, serta teman mempelai. Ayo kita lihat checklistnya...

No.
Daftar Persiapan
Jumlah
Pihak 2 + CP
Booking
(tgl)
DP
(jumlah)
Keterangan
1.
Gedung

UC UGM
(081819202122)
1/3/11
1.000.000

2.
Dekorasi

Holy WO (5557799)
5/3/11
1.000.000
Konsep dekor minimalis warna ungu
3.
Baju kebaya mulsim pengantin +jas
2
Karita
Beli jadi
DONE
4.
Baju kebaya untuk Orang tua mempelai
2
Beli kain kebaya dan bahan
Diserahkan dalam bentuk bahan untuk dijahitkan sendiri dengan design kebaya yang sama
5.
Baju kebaya ut penerima buku tamu
6
Holy WO (sewa)
Pastikan juga siapa yang akan jadi penerima tamu, usahakan dr ke2 pihak
6.
Baju kebaya untuk among tamu
6 pasang
Beli kain kebaya dan bahan
Diserahkan ke pihak among dalam bentuk bahan untuk dijahitkan sendiri
7.
Rias pengantin dan keluarga

Salon

1.000.000
Rias di rumah
8.
Mobil pengantin
1
Mobil sedan di hias


Pinjem temen termasuk supirnya.. ^_^
9.
Katering
150 porsi
Halal katering
5/3/11
2.000.000
Pilih paket katering yang sesuai
10.
Souvenir
200 buah


@4.000
Beli di Bringharjo atau Kasongan
11.
Elekton/musik

Putas musik Maher zein/ lagu2 islami lain, bisa irit ongkos sewa elekton dan penyanyinya. Atau kalau ada kelompok rebana juga boleh
12.
MC Acara
2
Masing2 satu orang dari kedua pihak


Ditentukan pihak masing2
13.
Fotografer  dan video
3
2 : resmi
1 : candid
+ video


KANVAS media

Sepertinya untuk checklist acara resepsi udah cukup banyak tuh... dalam pelaksanaan acara akad maupun resepsi pernikahan, sebagai wedding planner kita gak bisa ikut langsung menyiapkan acara karna kita adalah mempelainya. Namun jangan khawatir, keluarga akan selalu ada di samping kita untuk membantu semuanya. Yang gak kalah penting dan kadang sering kita lupa adalah mempersiapkan PAPARAZI... hm, paparazi disini maksudku adalah orang yang mengintai kedatangan tamu penting dari pihak keluarga maupun mempelai. Tentu saja paparazi ini haruslah orang yang kesehariannya juga dekat dengan keluarga atau mempelai. Sehingga bisa mengenali kehadiran tamu penting. Nah, ada baiknya paparazi dipersiapkan  6 orang (@3/keluarga) yakni: 2 orang dari pihak orang tua, dan 1 dari pihak mempelai. Paparazi akan membantu MC untuk memberi info kapan harus mengucap selamat datang pada tamu penting tersebut, atau memberi info untuk mengambil gambar bersama mempelai.

Wuahh.. ternyata banyak ya yang harus dipersiapan... maka dari itu, kalo ingin jadi wedding planner atau istilah lazimnya wedding organizer untuk pernikahanmu sendiri, semua harus terencana dengan baik. Konsepnya kudu jelas, dan direncanakan se-perfect mungkin. Base on testimoni seorang sahabat (*Radhiana Ahyani), dia rela gak melibatkan pasangannya (yang sekarang suaminya) dalam merencanakan acar pernikahan mereka. Karena termotivasi bahwa ceremony sekali seumurhidupnya harus PERFECT, seperti yang dia bilang...
“...dalam hal ini aku egois, karena aku merasa bahwa ini hajatan sekali seumur hidup...MUST PERFECT for me...ga pa pa lah tidak melibatkan masku dalam 1 hal ini, toch masku bakalan terlibat seumur hidupku..”

Bagaimana dengan kalian?
Bagi yang sudah menikah dan menjadi wedding planner sendiri, bagi pengalamannya juga ya...
^_^

Wedding Planner [part 1]

Bermodal pengalaman jadi wedding planner di acara nikahan kedua masku, rasanya aku bisa sedikit berbagi pengalaman buat kalian2 [sambil ingatkan diri sendiri] yang mau menggelar hajatan yang sekali seumur hidup itu... Pastinya pengen dong acara kalian berjalan lancar, dan proses persiapan juga demikian. Semua berjalan seperti yang diharapkan baik keluarga kita maupun keluarga pasangan kita. 
Untuk mengatur perencanaan dengan matang, ada beberapa hal penting yang harus kita tahu dan ditentukan di awal. Sebelum mulai dengan persiapan ini itu yang konon ribet, bikin kita langsing tanpa diet, dan parahnya bisa-bisa bikin kita uring-uringan atau malah berantem sama pasangan kita. Uppsss jangan sampeeeek deh...
Hm... dalam kasus ini aku menempatkan diri sebagai pihak perempuan yang bakal jadi pelaksana untuk acara pernikahan baik acara akad nikah, maupun resepsi. Merencanakan sebuah pernikahan berarti harus siap dengan segala resiko yang akan dihadapi. Pada intinya, memang proses akad nikah itu adalah inti dari acara ini. Tapi yang gak kalah penting adalah, bagaimana kedua pihak keluarga bisa menikmati acara, merasa puas, dan gak meninggalkan masalah di belakang. 

Ini nih... Beberapa hal yang harus kamu perhatikan dan lakukan:

§  Siapkan satu BUKU SAKU atau diary khusus dan jadikan buku itu sebagai buku persiapan hajatan yang akan kalian laksanakan. Catat semua persiapan sedetail mungkin di buku itu. Bawa kemanapun kamu pergi selama persiapan acara. Buku ini akan jadi WEDDING PLANNER DIARYmu..
§  Duduk berdua dengan pasanganmu [pastinya dengan kepala dingin], kalo’ bisa cari tempat yang santai. Coba bicarakan dari hati ke hati, samakan persepsi dan wacana akan seperti apa hajatan pernikahan kalian. Mau konsep acara yang seperti apa, sebesar apa acaranya, kira-kira bakal menggelar resepsi dimana [gedung/rumah], bahkan yang gak kalah penting...bicarakan kira2 bujet berapa besar yang kalian miliki, dan kira2 akan seperti apa pengelolaanya... catat semua hasil obrolan itu di buku saku dan itu bisa mengingatkan kalian berdua atau pasanganmu, saat di tengah jalan kalian berselisih paham atau berkeras hati.
§  Kenali bagaimana adat istiadat atau kebiasaan dalam penyelenggaraan hajatan nikah dari kedua pihak. Jangan lupa, cari informasi se-detail mungkin melalui pasanganmu.
Misalnya aja, bagi kamu yang punya pasangan orang jawa tulen..coba tanyakan, seperti apa adat istiadat pernikahan di keluarganya. Prosesi apa aja yang harus dilakukan. Dan selalu... catat semua informasi itu di buku saku.
§  Sebagai wedding planner, kamu gak sendiri...ada pasanganmu yang akan menjadi partnermu. Jadi bersikaplah bahwa kalian adalah team. Jangan menguatkan ego pribadi atau keluarga sendiri. Kalian berdua harus solid. Pastikan kamu akan meyakinkan keluargamu dengan segala keinginan yang diharapkan keluarga pasanganmu, begitu juga sebaliknya. Sehingga secara gak langsung kalian jadi mediator antar keluarga untuk menemukan konsep acara yang bisa memuaskan kedua belah pihak. Karenanya, bicarakan sekecil mungkin letupan2 yang ada serta dicari solusi terbaiknya...
§  Bicarakan dengan keluarga akan berapa banyak tamu yang diundang. Berapa dari pihak laki2 dan berapa dari pihak perempuan. Karna ini erat hubungannya dengan nanti pencetakan undangan dan distribusi undangan. Mana yang harus diberikan langsung, mana yang via pos, pastinya butuh waktu dong...
§  Kalau sudah jelas konsep acaranya seperti apa, dan kalian berdua selaku wedding planner udah klop nih, segera buat checklist kebutuhan apa saja yang harus dipersiapkan. Nah, untuk checklist tersebut bisa kalian lihat di eposide berikutnya ya... Wedding Planner [part 2]

Nah, kalo dari semua hal di atas udah dalam proses... jangan segan atau sungkan untuk berbagi tugas dengan pasanganmu. Kuncinya adalah harus saling percaya bahwa pasangan kita bisa menyelesaikan tugasnya, sambil tetep harus monitor satu sama lain. Selama persiapan, pastikan hubungan kalian baik2 aja, jaga mood kalian biar gak kena penyakit syndrom pra nikah... yang ujung2nya bikin uring-uringan, stress dan sakit...Bicarakan sedini mungkin masalah yang dihadapi dan saling support satu sama lain...

Pernikahan dan segala persiapannya adalah aktivitas yang melibatkan kedua pihak keluarga. jadi, sebisa mungkin jaga sikap, jaga perasaan, dan harus pintar2 menggunakan waktu dan memanfaatkan kesempatan.

Memang gak banyak yang bisa ku bagi [karna emang aku belum pengalaman menjadi wedding planner di pernikahan sendiri :p ], tapi semoga cukup memberi bacaan ringan yang membantu... ^_^ Selamat berjuang bagi kalian yang berniat menjadi wedding planner tuk pernikahan sendiri...

Senin, 12 September 2011

Balong Water Park

Gambar 1. Tampak Depan BWP

Balong Water Park merupakan salah satu destinasi wisata yang sangat cocok bagi Anda yang ingin rekreasi bersama keluarga. Wahana yang ditawarkan merupakan wahana permainan air, pasti akan sangat menyenangkan bagi anak-anak dan menjadi hiburan tersendiri bagi keluarga.
Gambar 2. Suasana wahana permainan air, water coaster
BWP terletak di Dusun Balong (Jl. Raya Pleret Km.1,5), Desa Potorono, Kecamatan Banguntapan, Bantul, Yogyakarta. Para pengunjung bisa menikmati wahana air dengan body slide setinggi 12m dengan panjang 122m. Selain itu, di BWP juga tersedia foodcourt dengan beragam menu makanan dan minuman.
Gambar 3. Water coaster dengan tinggi 12m dan panjang lintasan hingga 122m
Bagaimana, tertarik untuk ke BWP? Rasanya bisa jadi pilihan tempat bersantai bersama keluarga di akhir pekan... ^_^
Ups, hampir kelupaan...
BPW Buka Tiap Hari:
Senin - Sabtu 10.00 - 18.00 wib
Minggu dan hari libur 8.00 - 18.00 wib

HTM (Harga Tiket Masuk):
Senin - Sabtu, IDR 15000
Minggu dan Hari Libur, IDR 20000

Ingin tahu lebih banyak tentang BWP, silahkan kunjungi websitenya di http://www.balongpark.com
atau jika membutuhkan informasi lebih lanjut seputar BWP, bisa hubungi (0274) 4435645, 4435646, dan 4435647
Gambar 4. Denah menuju Objek Wisata Balong Water Park
Sumber gambar,
Gambar 1,2,4 : www.balongpark.com

Sabtu, 10 September 2011

Goa Jepang

Gambar 1. Salah Satu Pintu Masuk Goa Jepang
      Goa Jepang merupakan salah satu destinasi wisata yang memiliki nilai sejarah. Goa ini terletak di di dusun Ngreco, dan Poyahan, Desa Seloharjo, Kecamatan Pundong, sekitar 20km selatan kota Yogyakarta. Goa ini sebagai sarana pertahanan militer di zaman Jepang pada tahun 1942-1945, terutama setelah Jepang mempertahankan diri dari kedatangan sekutu di Indonesia 
Gambar 2. Salah satu pintu masuk Goa Jepang

Gambar 3. Suasana di dalam Goa Jepang dengan dinding tebal dan alas tanah berpasir
      Di sekitar kawasan goa ini ditemukan 18 bangunan bunker yang mempunyai fungsi beragam, di antaranya sebagai tempat pengintaian, ruang tembak, ruang pertemuan, gudang dan dapur. Saat ditemukan, bunker - bunker tersebut sebagian besar dalam keadaan utuh. Goa ini dibangun dengan bahan beton bertulang, semen dan batu padas, dengan ketebalan dinding  rata-rata 50-70 cm. Goa ini merupakan benteng pertahanan Jepang untuk menghadapi serangan sekutu yang diperkirakan datang melalui pantai selatan. bunker-bunker yang ada dibangun saling berhubungan dan dihubungkan dengan parit perlindungan setinggi 1 m.

sumber gambar:
gambar 1. www.wisatanesia.com
gambar 2 dan 3. www.visitingjogja.com

Jumat, 09 September 2011

Kerajinan Tatah Sungging

Gambar 1. Tatah Sungging Wayang Bagong
Kerajinan tatah sungging tidak lain adalah kerajinan seni dari bahan kulit. Biasanya produk yang dihasilkan antara lain adalah wayang, gantungan kunci, pembatas buku, kipas, kap lampu, dan masih banyak lagi. Adapun bahan kulit yang menjadi bahan pokok dari kerajinan ini, bisa dari kulit sapi, kulit kambing, maupun kulit kerbau.


Kerajinan tatah sungging ini terdapat di beberapa desa di Yogyakarta, di antaranya :
- Dusun Gendeng, Desa Bangunjiwo, Kecamatan Kasihan
- Dusun Pucung, Desa Wukirsari, Kecamatan Imogiri
- Dusun Karangasem, Desa Wukirsari
- Dusun Kebonagung, Kecamatan Imogiri
Selain di Yogyakarta, kerajinan tatah sungging juga bisa temui di beberapa kota lain di antaranya Tuban, Gresik, dan Mojokerto. Memang untuk saat ini kerajinan tatah sungging tidak menunjukkan perkembangan yang meningkat dari sisi omset maupun jumlah pengrajinnya. 

Event yang berhubungan dengan kerajinan tatah sungging ini juga masih terbatas, salah satunya adalah event yang diselenggarakan pada 22 Desember 2008 bertajuk Festival semiloka "tatah sungging wayang" di Taman Budaya Jawa Timur, surabaya yang diikuti oleh 13 peserta, dimana peserta menatah wayang yang berasal dari kulit kerbau. Melalui acara itu, para perajin yang sebagian besar belajar tatah sungging wayang secara otodidak dapat bertukar pengalaman dan ilmu dengan perajin dari daerah lain.
Gambar 2. Pengrajin Tatah Sungging sedang membuat wayang
Meskipun di kalangan masyarakat kita kerajinan ini kurang populer, namun bagi wisatawan mancanegara, kerajinan tatah sungging merupakan souvenir yang menarik dan unik. Pengerjaan yang detail menjadi daya tarik tersendiri bagi mereka. Maka tidak heran bila souvenir kerajinan tatah sungging juga di ekspor ke beberapa negara di luar negeri.

Sumber gambar :
Gambar 1 : http://wakiban.blogspot.com
Gambar 2 : http://canxndutz.blogspot.com/2008_12_01_archive.html

Pantai Parangkusumo, Pintu Gerbang Keraton 'Segoro Kidul'

Gambar 1 . Pantai Parangkusumo
Parang Kusuma merupakan salah satu daya tarik wisata di akwasan Parangtritis, tepatnya ±1 km di sebelah barat Parangtritis. Parang Kusuma terkenal bukan sekedar karena wisata alam dan pantainya, melainkan karena tempat ini memiliki sejarah dan nilai mistis, bahkan oleh sebagian orang dikeramatkan.

Konon tempat ini merupakan pintu gerbang Keraton Segara Kidul (kerajaan makhluk halus di Lautan Selatan). Di tempat inilah Raja Mataram I (Panembahan Senopati) untuk pertama kalinya berjumpa dengan Kanjeng Ratu Kidul, yang kemudian berkembang menjadi jalinan kasih asmara. Di tempat ini juga Panembahan Senopati menerima wahyu Keraton.

Alkisah, saat Panembahan Senopati ingin melepaskan diri dari Kasultanan Demak, beliau mengikuti nasehat pamannya yang bernama Ki Juru Martani, untuk bertapa di pantai lautan selatan. Dengan menghanyutkan diri di sungai Opak, maka sampailah beliau di muara sungai yakni pantai selatan. Kemudian beliau bertapa… duduk bersila di atas sebuat batu besar yang disebut Watu Gilang. Saat pertapaan itulah Panembahan Senopati bertemu Kanjeng Ratu Kidul yang menyampaikan berbagai ramalan indah tentang masa depan Panembahan Senopati sebagai Raja Mataram. Perjumpaan ini lalu berlanjut dengan menjadi kisah cinta antara keduanya, bahkan kemudian Panembahan Senpati diajak masuk ke ke Keraton Segara Kidul (istana Laut Selatan). Setelah tiga hari tiga malam Panembahan Senopati berada di Keraton Segara Kidul beliau kembali ke daratan. Dengan kesaktiannya beliau berjalan di atas air laut, dan mendarat kembali ke tempatnya semula, yaitu di Sela Gilang tempat beliau bertapa. 
Gambar 2. SELA GILANG, Inilah 2 buah batu tempat pertemuan antara Senapati dan Ratu Kidul, tempat ini sangat disakralkan

Karena keberhasilan Panembahan Senopati melakukan pertapaan di Watu Gilang, maka banyak orang yang mengikuti jejak beliau melakukan pertapaan di tempat ini. Mulai dari bangsawan sampai rakyat biasa, bahkan beberapa orang asing juga bertapa di tempat ini. Kebiasaan ini masih berlangsung sampai sekarang, terutama pada hari atau bulan yang di anggap keramat, seperti malam Selasa Kliwon, hari Malam Jumat, apalagi pada malam 1 Syuro (tahun baru Jawa), tempat ini di padati orang yang bertapa untuk menjalankan tirakat, berharap tercapai apa yang diimpikan.
 
UPACARA LABUHAN
Gambar 3. Salah satu prosesi saat Upacara Labuhan
Di sela gilang inilah tempat menyelenggarakan upacara labuhan yang diadakan setiap tahun sekail oleh Keraton Ngayigyakarta maupun Keraton Kasunanan Surakarta sebagai penerus tahta Kerajaan Mataram. Ritual ini merupakan bentuk lambing cinta dan kasih sayang dari raja-raja Mataram kepada Kanjeng ratu Kidul. Labuhan sendiri berasal dari kata ‘labuh’ yang artinya sama dengan ‘larung’ yakni membuang sesuatu ke dalam air. 
Gambar 4. Ritual yang dilakukan saat Upacara Labuhan
Upacara ini dilakukan di sela gilang karena tempat ini adalah tempat pertemuan pertama kali antara Panembahan Senopati dengan Kanjeng Ratu Kidul. Selain itu tempat ini juga merupakan tempat mendaratnya Panembahan Senopati setelah menjalin cinta dengan Kanjeng Ratu Kidul, karenanya tempat ini (Parang Kusumo) dianggap sebagai pintu gerbang Keraton Segara Kidul.
Adapun barang-barang yang akan di labuh dibedakan menjadi dua macam, yakni barang yang ditujukan kepada Kanjeng Ratu Kidul (Pengajeng) dan yang ditujukan kepada pengikutnya (Pendherek). Untuk waktu pengelenggaraan upacara labuhan adalah satu hari setelah hari ulang tahun raja yang sedang bertahta (berdasarkan kalender tahun jawa). Sedangkan tempat penyelenggaraannya, sebelum barang-barang tersebut di labuh di Pantai Parang Kusuma, terlebih dahulu di adakan upacara ritual di Watu Gilang.

Sumber : Legenda dibalik Kawasan Parang Tritis, Menggali Potensi Wisata dan Cerita yang Melegenda
Pengarang : Basyaruddin Siregar, SP.
Penerbit : AHTRMI Publisher

sumber gambar:
Gambar 1 : http://lagulamaku.blogspot.com/2009/05/parangkusumo-pantai-cinta-di-yogyakarta.html
Gambar 2 : http://www.tembi.org/mataram/mataram07.htm
Gambar 3 : http://bonolanokibagoes.blogspot.com/2009_03_01_archive.html
Gambar 4 : http://foto.detik.com/readfoto/2006/08/25/190336/662126/157/4